Sejak ribuan tahun lalu, emas telah menjadi bagian penting dalam sejarah peradaban manusia. Bukan hanya simbol kemakmuran, emas juga digunakan sebagai alat tukar yang dipercaya lintas generasi.
Sekitar 3.000 SM, emas sudah digunakan di Mesir Kuno sebagai alat transaksi dan simbol kekuasaan. Pada abad ke-7 SM, bangsa Lydia mencetak koin emas pertama, menandai lahirnya sistem uang berbasis logam mulia.
Di era modern awal, banyak negara menerapkan gold standard, di mana nilai mata uang dijamin oleh cadangan emas. Sistem ini membangun kepercayaan publik terhadap uang dan stabilitas ekonomi dunia.
Meski tak lagi digunakan sebagai alat bayar, emas tetap relevan sebagai aset lindung nilai. Saat inflasi, krisis, atau ketidakpastian global, emas cenderung dipertahankan karena nilainya relatif stabil.
Kini, emas berevolusi mengikuti zaman. Melalui platform digital, emas bisa dipantau, dikelola, dan dicairkan dengan lebih mudah tanpa kehilangan fungsinya sebagai penyimpan nilai.
Emas masih relevan hingga hari ini, dan di Goemas kamu bisa:
Emas boleh tradisional, tapi cara mengelolanya sudah modern bersama Goemas.