Harga Emas Antam Masih Naik, Kembali Dekat ke Level Rp3 Juta

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. kembali mencatatkan penguatan pada perdagangan hari ini, Senin (9/2/2026). Kenaikan ini membuat harga emas Antam Logam Mulia semakin mendekati level psikologis Rp3 juta per gram, meskipun belum menembusnya secara penuh.

Mengacu pada data resmi dari Logam Mulia Antam, harga emas ukuran 1 gram tercatat naik dibandingkan perdagangan sebelumnya. Penguatan ini melanjutkan tren positif yang telah terbentuk sejak akhir pekan lalu, setelah harga emas sempat mengalami tekanan tajam di awal Februari.

Sejalan dengan harga jual, harga buyback emas Antam juga ikut mengalami kenaikan. Hal ini memberikan sentimen positif bagi pemilik emas, karena nilai pencairan kembali kini lebih baik dibandingkan beberapa hari sebelumnya.


Didorong Stabilnya Harga Emas Global

Kenaikan harga emas domestik tidak terlepas dari pergerakan emas dunia yang mulai stabil setelah fase koreksi. Meskipun dolar AS masih relatif kuat, minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai tetap terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika kebijakan suku bunga.

Pasar juga masih mencermati arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat serta data ekonomi lanjutan yang dapat memengaruhi sentimen risiko. Dalam kondisi seperti ini, emas cenderung tetap menjadi pilihan defensif, terutama bagi investor jangka menengah hingga panjang.


Mendekati Level Psikologis, Investor Diminta Tetap Cermat

Level Rp3 juta per gram menjadi perhatian pelaku pasar karena berpotensi memicu dua respons berbeda: aksi ambil untung dari sebagian investor, atau justru minat beli dari mereka yang masih melihat prospek emas ke depan.

Bagi pemilik emas, kondisi ini menjadi momentum untuk lebih disiplin dalam memantau pergerakan harga. Menggunakan fitur pemantauan otomatis seperti Gold Alert dapat membantu menentukan waktu yang lebih tepat, baik untuk menahan aset maupun mempertimbangkan penjualan saat harga sudah sesuai target.

Kenaikan harga emas hari ini menegaskan bahwa meski volatilitas masih terjadi, emas tetap menjadi aset yang relevan dan aktif bergerak mengikuti dinamika pasar global.

Rekan Ekspedisi Terpercaya
Mendukung Pencairan Dana