Banyak orang masih ragu dengan keaslian emas yang dimiliki, terutama perhiasan lama atau emas tanpa surat. Padahal, sebelum membeli, menyimpan, atau menjual emas, memastikan keasliannya adalah langkah penting agar tidak salah ambil keputusan. Kabar baiknya, ada beberapa cara sederhana untuk mengecek keaslian emas tanpa perlu alat khusus atau keahlian profesional.
Cara paling umum adalah dengan memeriksa cap atau kode kadar pada emas. Emas asli biasanya memiliki tanda seperti 24K, 22K, 18K, atau kode angka seperti 999, 750, dan 585 yang menunjukkan kadar emasnya. Meski begitu, cap ini bukan satu-satunya jaminan karena masih bisa dipalsukan.
Selanjutnya, perhatikan warna dan kilau emas. Emas asli memiliki warna yang konsisten dan tidak mudah pudar. Jika terlihat berubah warna, kusam, atau muncul noda kehitaman, ada kemungkinan kandungan emasnya rendah atau hanya lapisan luar.
Uji sederhana lain yang bisa dilakukan adalah tes magnet. Emas asli tidak bersifat magnetis. Jika emas tertarik magnet dengan kuat, kemungkinan besar emas tersebut bukan emas murni. Namun, tes ini hanya sebagai indikasi awal dan tidak bisa dijadikan patokan utama.
Berat juga bisa menjadi petunjuk. Emas asli memiliki massa jenis tinggi, sehingga terasa lebih berat dibandingkan logam tiruan dengan ukuran yang sama. Meski subjektif, cara ini sering digunakan sebagai pengecekan awal oleh banyak orang.
Di era digital, proses pengecekan emas kini semakin praktis. Aplikasi Goemas menghadirkan fitur AI Gold Scanner yang membantu pengguna mengecek kadar dan keaslian emas secara cepat melalui analisis visual. Fitur ini sangat berguna sebagai langkah awal sebelum memutuskan untuk menjual emas.
Dengan AI Gold Scanner di Goemas, kamu bisa melakukan pengecekan kapan saja tanpa alat rumit. Setelah yakin, emas dapat langsung dijual dengan mudah melalui layanan Goemas EXPRESS tanpa perlu datang ke outlet.